Hiking Merdeka Palanta (Alam menjadi inspirasi kemerdekaan)

18 Agustus 2008


Asik....itu hal yang terungkap setelah kami melakukan perjalanan yang cukup melelahkan pada hari minggu kemaren yang bertepatan dengan 17 Agustus yang diperingati sebagai hari kemerdekaan bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Perjalanan dimulai dari Gor Parayoga Padang karena motor teman2 palanta dititipin disana. Route nya juga tidak terlalu panjang sih, dari Prayoga – Jembatan Siti Nurbaya – Gunung Padang – Finish di Air Manis. Panjang sih nggak, tapi jalurnya cukup melelahkan apalagi bagi saya yang jarang berolahraga.
Ini peserta yang cerdik, karena telat tuh orang pake motor sampai keatas jembatan Siti Nurbaya.
Alasannya sih, tadi abis upacara dikantor makanya telat......
Banyak hal yang bisa diambil dari perjalanan ini, mulai dari keindahan alam di kanan kiri jalur, kekompakan dan canda tawa penambah semangat selama perjalanan, keringat yang bercucuran, capek, lelah, muka dan kulit yang sampai saat ini belum kembali ke warna aslinya karena masih ada bekas terbakar sinar matahari dan ada satu hal lagi yang penting yaitu perbedaan jalur yang diambil oleh teman-teman palanta yang memperlihatkan bahwa perbedaan bisa terjadi dimana saja asalkan tujuannya tetap sama…..hehehe….kebetulan rombongan kami ngambil jalur yang lebih panjang dan cukup melelahkan karena melewati jalan raya.

Sewaktu memasuki gerbang Pantai Air Manis kita dihadang oleh beberapa pemuda yang bertugas sebagai penjaga gerbang, kita diminta membayar tiket masuk sebesar Rp. 2.000,- / orangnya. Setelah didata rombongan kami berjumlah 14 orang sehingga mesti membayar Rp. 28.000,-, setelah dibayar sebanyak jumlah tadi kami diberikan tiket masuk sebanyak 5 lembar, kontan kawan-kawan palanta yang lain menyuruh meminta tambahan tiket karena 9 tiket lagi sudah pasti akan masuk kekantong para penunggu gerbang Air Manis tersebut dan niat kami membayar tiket masuk sebagai sebuah refleksi kami sebagai masyarakat kota Padang yang mempunyai keinginan untuk membangun pariwisata Sumatera Barat tidak tercapai, walau hanya memberikan kontribusi baru berupa materi yang tergolong kecil.
Setelah sampai di tepi pantai kawan-kawan mengambil inisiatif untuk beristirahat sejenak untuk mengembalikan stamina dan menunggu rombongan kedua yang jalurnya terpisah dari rombongan kami. Setelah kurang lebih 10 menit menunggu "Akhirnya Datang Juga" rombongan kedua yang kami tunggu-tunggu. Setelah melakukan perjalanan selama lebih kurang 10 menit kita mencapai lokasi yang dituju dan mengambil posisi di hamparan rumput yang berdekatan dengan sebuah kedai makanan.
Kegiatan diawali dengan makan siang bersama dengan berbagai macam menu dari kawan-kawan yang kebetulan membawa bekal, ada juga yang menkonsumsi lotek atau lontong dari kedai. Setelah kita makan kegiatan dilanjutkan dengan ta'aruf atau perkenalan dengan beberapa kawan-kawan yang baru bergabung atau yang baru pertama kali memperlihatkan mukanya di pertemuan-pertemuan Palanta, saya termasuk salah seorang yang memperkenalkan diri pada kesempatan itu.


Banyak hal yang bisa diambil dari kegiatan yang telah Palanta angkatkan pada kesempatan kali ini. Kegiatan alam bebas merupakan salah satu improvisasi diri untuk merefresh kembali urat syaraf yang selama ini telah kaku dan salah satu iinstrument untuk menikmati keindahan alam.
Pokoknya kegiatan ini asik abis….sebenarnya masih banyak cerita yang akan di sampaikan tapi kebetulan sampai detik ini my body masih panek-panek 'n rangkit-rangkit makanya cerita ini akan kita lanjutin kapan-kapan….okey
Ekspresikan-dirimu

4 komentar:

the hermawanov mengatakan...

ini peserta yg cheat kemaren, separo jalan pake motor :)

btw, kayaknya kemaren banyak ambil poto2 bro, di-upload dimana nih?

takochan mengatakan...

wah, ini abang yang gayanya paling lucu kemaren :p
iya nih, potoh2 yg lain bisa diliat dimana?

yulia mengatakan...

yah, rombongan kita memang 'tersesat di jalan yang benar'. Zipp lah. Yoi..

Weber N-Seventy mengatakan...

sungguh luar biasa pemandangannya...
salam kenal, thx

Poskan Komentar